·
struktur primer protein merupakan
urutan asam amino penyusun
protein yang dihubungkan melalui ikatan peptid (amida).Frederick Sanger merupakan
ilmuwan yang berjasa dengan temuan metode penentuan deret asam amino pada
protein, dengan penggunaan beberapa enzim protease yang
mengiris ikatan antara asam amino tertentu, menjadi fragmen peptida yang lebih
pendek untuk dipisahkan lebih lanjut dengan bantuan kertas kromatografik.
Urutan asam amino menentukan fungsi protein, pada tahun 1957, Vernon Ingram menemukan bahwa translokasi asam amino akan
mengubah fungsi protein, dan lebih lanjut memicu mutasi genetik.
Rabu, 22 Januari 2014
genetika ternak
download artikel tentang genetika gen, dan pewarisan sifat
Gen merupakan unit pewarisan sifat bagi organisme
hidup. Gen mempunyai bentuk urutan fisik dengan urutan DNA yang menjadi protein
atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilkinya. Molekul
DNA ditemukan pada tahun 1951 oleh Francis Crick ,JamesWastondan Maurice
Wilkins dengan menggunakan difraksi sinar-X. Untuk mengetahui latar belakang
genetic yang mempengaruhi sifat-sifat populasi, kita harus memahami salah satu
parameter populasi yaitu Frekuensi gen.Frekuensi gen dapat berubah, biasanya
dikarenakan oleh:
1. Mutasi
2. Seleksi
3. Migrasi
4. Genetic
drift ( fluktuasi acak )
Sabtu, 02 November 2013
PERKEMBANGAN TERNAK KAMBING DAN DOMBA DI INDONESIA
ARTIKEL TENTANG
TERNAK KAMBING
OLEH :
NAMA : JEFRI AGUSTRA
NO. BP : 1210612022
PARALEL : 06
FAKULTAS
PETERNAKAN
UNIVERSITAS
ANDALAS
2012
PERKEMBANGAN TERNAK
KAMBING DAN DOMBA DI INDONESIA
Oleh : Jefri agustra
Sistem peternakan
diperkirakan telah ada sejak 9.000 SM yang dimulai dengan domestikasi anjing,
kambing, dan domba. Peternakan semakin berkembang pada masa Neolitikum, yaitu
masa ketika manusia mulai tinggal menetap dalam sebuah perkampungan. Pada masa
itu pula Domba dan kambing yang semula hanya di manfaatkan dagingnya mulai di
ambil susu dan wolnya. Kambing merupakan hewan-hewan pertama yang didomestikasi
oleh manusia. Kambing berasal dari hewan liar (capra hircus aegagrus), hidup di
daerah yang sangat sulit dan berbau. Diperkirakan pada permulaannya
pemburu-pemburu membawa pulang anak kambing dari hasil buruannya. Anak-anak
kambing itu dipelihara di desa sebagai hewan kesayangan, kemudian dimanfaatkan
untuk diambil susu, daging dan kulitnya.
Ilmu Pengetahuan Sosial
I. PENDAHULUAN
Guru sebagai salah satu komponen dalam kegiatan belajar mengajar, memiliki posisi yang sangat menentukan keberhasilan, karena fungsi adalah merancang, mengelola, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Di samping itu, kedudukan guru dalam kegiatan belajar mengajar juga sangat strategis dan menentukan. Strategis karena guru yang akan menentukan kedalaman dan keluasan materi pelajaran, bersifat menentukan karena guru yang memilah dan memilih bahan pelajaran yang akan disajikan kepada peserta didik. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan guru ialah kinerja di dalam merencanakan atau merancang, melaksanakan dan mengevaluasi proses belajar mengajar. Untuk menjadi guru pendidikan Agama Islam yang ideal haruslah memiliki beberapa kemampuan dan juga harus memiliki syarat-syarat tertentu.
Guru sebagai salah satu komponen dalam kegiatan belajar mengajar, memiliki posisi yang sangat menentukan keberhasilan, karena fungsi adalah merancang, mengelola, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Di samping itu, kedudukan guru dalam kegiatan belajar mengajar juga sangat strategis dan menentukan. Strategis karena guru yang akan menentukan kedalaman dan keluasan materi pelajaran, bersifat menentukan karena guru yang memilah dan memilih bahan pelajaran yang akan disajikan kepada peserta didik. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan guru ialah kinerja di dalam merencanakan atau merancang, melaksanakan dan mengevaluasi proses belajar mengajar. Untuk menjadi guru pendidikan Agama Islam yang ideal haruslah memiliki beberapa kemampuan dan juga harus memiliki syarat-syarat tertentu.
Sabtu, 22 Oktober 2011
Rabu, 29 September 2010
Beternak Sapi PO ( Peranakan Ongol )
PENDAHULUAN
Pada umumnya ketersediaan sapi potong di Sumatera Barat dilakukan melalui penggemukkan sapi melalui sistem kreman (dikandangkan terus menerus) dan dilakukan dalam waktu yang singkat sekitar 4 bulan pemeliharaan. Oleh sebab itu untuk penggemukkan sapi dalam relatif singkat pakan yang diberikan haruslah yang memenuhi kebutuhan akan zat-zat gizi untuk mencapai pertambahan berat badan yang sebesar-besarnya, disamping faktor genetik dari ternak itu sendiri. Zat-zat gizi tersebut adalah protein, energi, mineral, vitamin dan air yang terdapat pada berbagai jenis bahan pakan.
Pada umumnya ketersediaan sapi potong di Sumatera Barat dilakukan melalui penggemukkan sapi melalui sistem kreman (dikandangkan terus menerus) dan dilakukan dalam waktu yang singkat sekitar 4 bulan pemeliharaan. Oleh sebab itu untuk penggemukkan sapi dalam relatif singkat pakan yang diberikan haruslah yang memenuhi kebutuhan akan zat-zat gizi untuk mencapai pertambahan berat badan yang sebesar-besarnya, disamping faktor genetik dari ternak itu sendiri. Zat-zat gizi tersebut adalah protein, energi, mineral, vitamin dan air yang terdapat pada berbagai jenis bahan pakan.
Jumat, 05 Februari 2010
pendidikan islam
-->
A. Pengertian Pendidikan Islam
Langganan:
Postingan (Atom)
